Kegunaan PRP Treatment untuk Cedera Olahraga dan Jenisnya - DHI Indonesia
Kegunaan PRP Treatment untuk Cedera Olahraga dan Jenisnya

Kegunaan PRP Treatment untuk Cedera Olahraga dan Jenisnya

PRP treatment untuk cedera sebenarnya terapi yang relatif sederhana. Dalam prosedur ini dokter akan mengambil darah terlebih dahulu menggunakan sentrifus agar bisa menghasilkan PRP.

PRP mengandung campuran trombosit pekat, termasuk sitokin, faktor pertumbuhan dan merangsang proses penyembuhan. Terapi injeksi Platelet-rich plasma (PRP) dapat digunakan untuk menyembuhkan cedera akibat olahraga seperti tendon, ligamen, otot dan juga tulang rawan.

Kegunaan PRP Treatment untuk Cedera Olahraga

Perlu diketahui, setiap darah manusia mengandung empat komponen utama yaitu plasma, sel darah merah, sel darah putih dan juga trombosit. Plasma merupakan komponen cair darah, mengandung 90% air.

Selanjutnya, komponen sel darah merah berperan sebagai pengangkut oksigen, sel darah putih membantu tubuh merespon saat terjadi infeksi dan cedera. Komponen terakhir adalah trombosit yang terdiri dari fragmen sel kecil yang bersikulasi dalam darah.

Trombosit ini melepaskan faktor pertumbuhan dan protein yang disebut juga sitokin berperan untuk mempercepat penyembuhan jaringan yang rusak. PRP treatment untuk cedera didapatkan melalui darah pasien sendiri terdiri dari plasma dan konsentrasi tinggi trombosit.

Injeksi akan dilakukan langsung ke lokasi luka untuk bisa segera membantu penyembuhan. Namun perlu diingat, terapi ini tidak dapat digunakan bersamaan dengan injeksi anestesi karena adanya kesamaan dan alkalinitas yang ada dalam injeksi anastesi sehingga akan menimbulkan efek samping.

Baca :  Apa itu PRP Treatment? Panduan Lengkap dan Manfaatnya

Proses PRP akan dilakukan oleh dokter dengan cara memasukannya ke dalam centrifuge. Alat ini akan memutar darah dalam kecepatan tinggi sehingga akan memisahkan antara plasma dan trombosit dari darah merah.

Keefektifan pengobatan PRP treatment untuk cedera akan berbeda pada setiap pasien. Namun, dokter selalu percaya bahwa terapi ini dapat mempercepat proses pemulihan dibandingkan dengan terapi lainnya.

Beberapa pasien menyebutkan bahwa kondisinya membaik dalam waktu empat hingga enam minggu bahkan pada beberapa kondisi akan lebih cepat. Perlu diingat juga tingkat keberhasilan setiap pasien pasti akan berbeda-beda.

Jenis Cedera yang Dapat Diterapi dengan Terapi PRP

Cedera saat melakukan olahraga sering terjadi karena banyak faktor, mulai dari kurang berlatih, otot kelelahan dan kelalaian seseorang. Ada beberapa cedera yang dapat dirawat dengan menggunakan PRP treatment. Berikut ini jenis-jenis cedera olahraga yang dapat diterapi dengan PRP treatment.

1.Bahu

Platelet Rich Plasma (PRP) bisa dilakukan untuk pengobatan cedera bahu untuk mempercepat proses penyembuhan jaringan yang rusak dan kekakuan sendi. Treatment ini juga memiliki efek anti inflamasi sehingga akan membantu meredakan nyeri hingga meningkatkan fleksibilitas bahu.

PRP treatment untuk cedera bahu juga bisa dilakukan untuk menghindari operasi. Pada beberapa kasus bahkan terapi ini cukup efektif diterapkan pada pasien guna menghindari prosedur invasif.

Baca :  Perawatan PRP Rambut: Ini 5 Tanda Anda Membutuhkannya

2.Tendon

Cedera pada tendon kronis bisa terjadi pada siapa saja, baik pada atlet maupun non atlet. Perawatan injeksi PRP dapat memberikan sinyal kepada sel dan zat kimia yang terlibat dalam proses perbaikan jaringan, sehingga respon penyembuhan alami pada lokasi suntikan dapat aktif.

Dengan reaksi ini proses penyembuhan menggunakan PRP treatment cedera tendon bisa efektif. Biasanya atlet yang risiko tinggi mengalami kecelakaan pada tendon adalah sikol pegolf, siku tenis dan juga tendonitis.

3.Osteoarthritis

Biasanya gejala awal dari osteoarthritis adalah sendi terasa sakit, kaku hingga bengkak yang dapat menyerang semua sendiri mulai dari jari tangan, lutut, pinggul hingga tulang punggung.
Cara kerja PRP treatment sama dengan pengobatan cedera-cedera lainnya. Penyuntikkan akan dilakukan pada sekitar cederanya untuk membantu penyembuhan.

PRP sering menjadi terapi paling efektif untuk menghindari tindakan operasi. Tidak heran prosedur PRP treatment untuk cedera ini populer digunakan pada dunia kedokteran olahraga untuk mengobati atlet dengan cepat sekaligus efektif.

Sumber :
https://www.samitivejhospitals.com/id/article/detail/injeksi-plasma-darah
https://www.ekahospital.com/better-healths/suntik-PRP-pada-bahu-alasan-manfaat-dan-prosedur
https://www.yalemedicine.org/conditions/platelet-rich-plasma-injections
https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/jenis-jenis-cedera-olahraga
https://www.joshuaharrismd.com/blog/PRP-therapy-for-tendon-injuries