Transplantasi rambut wanita merupakan salah satu metode untuk mengatasi berbagai permasalahan yang bisa menurunkan rasa percaya diri. Apalagi tidak hanya pria saja, wanita juga bisa mengalami kerontokan hingga kebotakan.
Banyak orang menganggap jika kerontokan parah terjadi karena stres maupun pola makan buruk. Padahal, ada kemungkinan penyebab lainnya yang lebih serius sehingga jumlah rambut hilang secara tidak proposional.
Ada beberapa penyebab kerontokan membutuhkan transplantasi rambut wanita untuk mengatasinya. Beberapa penyebab utama kerontokannya seperti kemoterapi, alopecia areata, maupun penyakit lainnya.
Jika sudah yakin ingin melakukan pencangkokan, maka perlu ada persiapan terlebih dahulu sebelum menjalankan prosedurnya. Tidak perlu khawatir, sebab ada berbagai keuntungan yang bisa didapatkan oleh pasien dari menjalankan prosedur ini.
Prosedur Transplantasi Rambut Wanita Berikut
Ada beberapa prosedur penting dilakukan sebelum menjalankan transplantasi rambut pada wanita agar hasilnya lebih optimal. Prosedurnya sendiri juga tergantung dari metode maupun teknik yang digunakan, meskipun sebenarnya hampir mirip.
Hal mendasar yang membedakan berbagai metode ini adalah folikel rambut mengambil dari area donor, selain itu metodenya hampir serupa. Ada beberapa tindakan yang bisa membuat hasil rambutnya tampak alami seperti berikut.
Pertama, menentukan garis pertumbuhan rambut, dokter akan menanyakan pendapat pasien, juga melihat jumlah maupun tempat untuk transplantasi. Dokter kemudian akan menggambar garis pertumbuhan rambutnya di kepala pasien dengan spidol.
Kedua, transplantasi rambut membutuhkan proses anestesi agar pasien merasa nyaman selama prosedur dijalankan. Lidokain merupakan obat yang sering digunakan untuk anastesi di sekitar lokasi donor maupun area penerima donornya.
Ketiga, dokter akan memilih area dengan kepadatan tinggi pada bagian belakang atau sekitar kepala, kemudian menghilangkan folikel dengan instrumen medis. Meski demikian, prosedur ini cukup berbeda jika menggunakan metode FUE dan subsetnya.
Keempat, dokter akan mulai memindahkan cangkok ke area yang diinginkan baik secara manual maupun menggunakan alat. Prosedur transplantasi rambut ini perlu sayatan kecil pada kulit kepala maupun unit folikel agar terlihat lebih alami.
Terakhir, bagian final ketika dokter memberikan instruksi perawatan pasca-operasi serta meresepkan obat yang dibutuhkan. Transplantasi membutuhkan waktu 4 – 8 jam sebelum bagian final ini.
Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan jika transplantasi rambut pada wanita untuk mengatasi permasalahan kerontokan. Berikut adalah beberapa keuntungan penggunaan metode pencangkokan dengan prosedur yang tepat.
Sumber:
https://www.imedmedical.com/id/services/transplantasi-rambut-untuk-wanita/