Transplantasi rambut afro perlu penanganan lebih kompleks daripada berambut lurus sebab memiliki akar keriting melengkung. Hal inilah yang membuat cukup banyak klinik menolak pasien berambut afro karena alasan tersebut.
Seseorang berambut keriting akan lebih sulit dicangkok sebab memiliki akar ikal di bagian bawah kulit. Oleh sebab itu, hasilnya memiliki cakupan lebih luas, cepat, dan signifikan dibandingkan jenis berambut lurus.
Selain transplantasi rambut afro rumit, perawatan setelah prosedurnya juga cukup kompleks serta memakan waktu. Hal ini karena seseorang berambut keriting memiliki area kulit lebih besar daripada jenis lurus.
Afro memiliki keunikan tersendiri, oleh sebab itulah prosedurnya juga perlu dilakukan lebih detail serta dokter berpengalaman. Sementara itu, teknik FUE menjadi metode yang banyak digunakan dengan tingkat keberhasilan lebih tinggi.
Mengenal Tentang Transplantasi Rambut Afro
Transplantasi rambut afro merupakan metode yang digunakan untuk orang berambut keriting, terutama orang ras Afrika-Amerika. Penelitian dan perkembangan ilmiah juga menunjukkan adanya metode berbeda untuk struktur Afrika-Amerika.
Umumnya, rambut keriting pada orang Afrika-Amerika tidak terbatas bagian yang terlihat saja, namun juga di bawah kulit. Folikel pada rambutnya juga menggulung dan berkembang, oleh sebab itulah umumnya menggunakan FUE atau teknik lain yang berbeda secara efisien.
Transplantasi rambut secara umum memang sering menggunakan metode FUE, namun hanya dokter berpengalaman yang bisa menangani pria atau wanita berambut keriting. Hal tersebut karena kerumitan prosedur, juga perlu ketepatan, akurasi, juga perhatian.
Tantangannya adalah bentuk rambutnya melengkung di bawah kulit, artinya folikel tumbuh ke arah berbeda. Oleh sebab itulah, perawarannya membutuhkan waktu lama agar hasilnya lebih maksimal dan alami.
Prosedur yang dijalani sebenarnya hampir sama, yaitu pengangkatan serta penggantian folikel di bawah anestesi. Dokter akan melakukan pemeriksaan jumlah cangkok terlebih dahulu agar hasilnya lebih optimal selama konsultasi.
Transplantasi rambut afro juga membutuhkan ketersediaan bahan donor yang cukup dalam prosedurnya. Hal ini karena pemotongan folikel secara tidak sengaja sering terjadi sebab bentuknya melengkung rapat dan memiliki bentuk C yang khas.
Hal tersebut juga menjadi alasan perlunya tenaga ahli yang berpengalaman dalam penanganannya. Dokter juga harus memiliki pemahaman mengenai budaya, kebutuhan pasien, hingga mampu menerapkan teknik-teknik khusus dalam menjalankan prosedurnya.
Ini Dia Prosedur Transplantasi Rambut Afro
Transplantasi rambut afro sebenarnya bisa menerapkan berbagai metode, termasuk FUE, DHI, juga FUE robotik. Meski demikian, jenis afro ini sangat unik sehingga membutuhkan pertimbangan terlebih dahulu sebelum menjalankan prosedurnya.
Salah satu hal penting dipertimbangkan adalah lubang ekstrasi selama prosedur FUE, sebab folikel akar rambut yang miring ke kulit kepala. Lubang dengan diameter minimal bisa membuat folikel terpotong sehingga tingkat kesulitan akan lebih tinggi.
Tidak perlu khawatir, sebab dokter yang berpengalaman dan terampil umumnya bisa mengembangkan teknik khusus untuk jenis afro. Metode yang digunakan disesuaikan dengan jenis kerontokan maupun harapan pasien mengenai hasilnya.
Langkah-langkahnya sendiri yang pertama adalah anestesi sehingga pasien bisa lebih nyaman dan tidak merasa sakit selama prosedur dijalankan. Baru selanjutnya adalah proses transplantasi dengan mengambil donor dari area belakang maupun samping.
Para dokter akan mempersiapkan donor rambut ini sebelum mengembalikannya ke area yang memang diinginkan. Proses ini memindahkan rambut sehat ke area botak atau menipis sehingga terlihat lebih lebat.
Langkah terakhir adalah final, yaitu prosedur setelah transplantasi yang cukup rumit sehingga perlu ketelitian dan pengalaman dokter. Pada bagian ini,dokter akan memberikan intruksi mengenai perawatan yang dilakukan pasca pencangkokan.
Memiliki rambut keriting atau afro memiliki keunikan tersendiri, meski begitu menjadi cukup sulit untuk transplantasi. Tidak heran jika transplantasi rambut afro membutuhkan dokter ahli yang berpengalaman dalam menjalankan prosedurnya.